Studi Etnofarmakologi Terhadap Pemanfaatan Tumbuhan Obat Oleh Masyarakat Desa Menawan, Kabupaten Kudus

Authors

  • Salmanera Senja Lopiani Universitas Islam Negeri Sunan Kudus
  • Putri Ayu Lestari Universitas Islam Negeri Sunan Kudus
  • Anik Nafisah Maulida Universitas Islam Negeri Sunan Kudus
  • Adieba Warda Hayya Universitas Islam Negeri Sunan Kudus

DOI:

https://doi.org/10.62018/sitawa.v5i1.157

Keywords:

Tumbuhan obat, Etnofarmakologi, pengetahuan tradisional

Abstract

Penelitian ini merupakan studi etnofarmakologi yang mengkaji pemanfaatan tumbuhan obat oleh masyarakat Desa Menawan, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Dengan metode survei eksploratif melalui kuesioner dan wawancara semi-terstruktur terhadap 15 informan lokal, ditemukan 12 jenis tumbuhan obat yang secara tradisional digunakan untuk mengatasi gangguan kesehatan seperti demam, gangguan pencernaan, batuk, dan kelelahan. Tumbuhan ini umumnya dibudidayakan di pekarangan rumah dan diolah secara tradisional melalui perebusan, penumbukan, atau perendaman. Pengetahuan tentang tumbuhan obat diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi, sehingga rentan hilang akibat modernisasi. Penelitian ini menekankan pentingnya pelestarian dan dokumentasi pengetahuan pengobatan tradisional sebagai warisan budaya sekaligus dasar ilmiah untuk pengembangan obat herbal lokal

Downloads

Download data is not yet available.

References

(BRIN), B. R. (2021). Potensi Keanekaragaman Hayati Indonesia sebagai Sumber Obat Alam. Jakarta: BRIN Press.

Amin, M., Sari, R., & Putri, L. (2024). Pemanfaatan tumbuhan obat dalam pengobatan tradisional Indonesia. Jurnal Pengobatan Tradisional, 15(1), 45-57.

Arianto, D. (2024). Perubahan pola hidup dan dampaknya terhadap pelestarian kearifan lokal di pedesaan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 12(2), 98-110.

Azis, A. U., Arifin, A. F., Pratiwi, R. L., Gayatri, S. W., & Nurmadilla, N. (2020). Efektifitas pemberian ekstrak daun kelor terhadap kadar kolesterol darah pada hewan coba mencit. UMI Medical Journal, 5(1), 28-35.

Boimau, D. T., Seran, L., & Buku, M. N. (2022). Studi etnofarmakognosi pemanfaatan tumbuhan obat tradisional untuk mengobati penyakit pada ternak oleh masyarakat Desa Kelle, Kecamatan Kuanfatu, Kabupaten Timor Tengah Selatan. JUSTER: Jurnal Sains dan Terapan, 1(2), 69-77.

BRIN, B. R. (2021). Data keanekaragaman tumbuhan Indonesia. Jakarta: BRIN.

Cahyawati, N. (2019). Studi etnofarmakologi tanaman obat di Desa Sumberjaya, Kecamatan Waway Karya, Kabupaten Lampung Timur sebagai sumber literasi keanekaragaman hayati. Lampung: Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

DinKes, D. K. (2023). Data Penggunaan Obat Tradisional oleh Masyarakat Kabupaten Kudus. Kudus: Dinas Kesehatan Kudus.

DINKES, D. K. (2023). Laporan penggunaan pengobatan tradisional di wilayah pedesaan Kudus. Kudus: Dinas Kesehatan Kudus.

Heinrich, M., Barnes, J., Gibbons, S., & Williamson, E. M. (2018). Fundamentals of Pharmacognosy and Phytotherapy (3rd ed.). Elsevier Health Sciences.

Indriyani, R., Putri, S., & Wijaya, H. (2020). Etnobotani tumbuhan obat di daerah pedesaan Indonesia. Jurnal Etnobotani Indonesia, 5(1), 22-30.

Jannah, M., Rahmah, M., Naufal, M., Winda, N. O., & Hakim, A. R. (2024). Literatur review: Efektifitas daun jambu biji (Psidium guajava L.) sebagai obat tradisional. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 4(4), 6512-6520.

Juliantina, F., Citra, D. A., Nirwani, B., Nurmasitoh, T., & Bowo, E. T. (2020). Manfaat sirih merah (Piper crocatum) sebagai agen antibakterial terhadap bakteri Gram positif dan Gram negatif. JKKI – Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 11(2), 157-164.

Kartini, A., Susanti, E., & Wahyuni, S. (2021). Pengembangan tanaman obat keluarga (TOGA) sebagai upaya meningkatkan ketahanan kesehatan. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Saintek, 7(3), 120-128.

Kemenkes, K. K. (2020). Laporan Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kemenkes RI.

Kristyowati, K., & Sonhaji, S. (2025). Penerapan terapi rendam kaki menggunakan sereh untuk menurunkan hipertensi pada lansia di RW 24 Batursari, Mranggen Demak. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikolog, Keperawatan dan Kebidanan, 3(1), 20-30.

Martin, G. J. (2004). Ethnobotany: A Methods Manual. London: Earthscan Publications Ltd.

Nisak, K., & Rini, C. S. (2021). Effectiveness of the antibacterial activity on Orthosiphon aristatus leaves extract against Proteus mirabilis and Staphylococcus saprophyticus. Medicra (Journal of Medical Laboratory Science/Technology), 4(2), 72-77.

Noviyanti, N. P., & Yowani, S. C. (2023). Potensi aktivitas hepatoprotektor dari meniran (Phyllanthus niruri L.) pada penderita penyakit hati. Prosiding Workshop dan Seminar Nasional Farmasi, 654-660.

Oknarida, S., Husain, F., & Wicaksono, H. (2019). Kajian etnomedisin dan pemanfaatan tumbuhan obat oleh penyembuh lokal pada masyarakat Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 7(2).

Permatananda, P. A., Aryastuti, A. A., Cahyawati, P. N., Udiyani, D. P., Wijaya, D., Pandit, I. G., & Wirajaya, A. A. (2020). Phytochemical and antioxidant capacity test on turmeric extract (Curcuma longa) traditionally processed in Bali. Jurnal Bali Membangun Bali, 1(2), 149-157.

Sari, N., Putra, A., & Wulandari, F. (2025). Pola penggunaan obat tradisional di Indonesia: Studi nasional. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(1), 12-20.

Saslis-Lagoudakis, C. H., Savolainen, V., Williamson, E. M., Forest, F., Wagstaff, S. J., Baral, S. R., & Hawkins, J. A. (2011). Phylogenies reveal predictive power of traditional medicine in bioprospecting. Proceedings of the National Academy of Sciences, 108(28), 11692-11697.

Siregar, A., Nugroho, R., & Hidayat, T. (2023). Pengembangan produk fitofarmaka berbasis tanaman obat di Indonesia. Jurnal Farmasi Indonesia, 14(2), 75-85.

Suswardani, T., Rahmawati, D., & Wibowo, A. (2017). Peran jamu dalam pengobatan tradisional masyarakat Indonesia. Jurnal Kebudayaan dan Kesehatan, 9(1), 33-42.

Syafitri, U. (2019). Studi etnobotani tumbuhan yang berpotensi sebagai obat penyakit dalam di Desa Colo Kecamatan Dawe Kabupaten Kudus Jawa Tengah. Semarang: Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo.

Vanduri, V. (2024). Kajian etnofarmakologi pemanfaatan tanaman obat oleh masyarakat Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Bogor: Skripsi, Universitas Pakuan.

Von Rintelen, K., Hausdorf, B., & Rintelen, T. (2017). Indonesia sebagai negara megabiodiversitas: Keanekaragaman spesies tumbuhan dan konservasi. Biodiversity Journal, 8(2), 121-130.

WHO, (. H. (2013). Traditional Medicine Strategy 2014–2023. Geneva: WHO Press.

Zulkifli, &. K. (2022). Efektivitas pemberian kencur dan madu terhadap keluhan batuk pada mahasiswa. Jurnal Keperawatan, 57-62.

Downloads

Published

2026-01-28

How to Cite

Lopiani, S. S., Lestari, P. A., Maulida, A. N., & Hayya, A. W. (2026). Studi Etnofarmakologi Terhadap Pemanfaatan Tumbuhan Obat Oleh Masyarakat Desa Menawan, Kabupaten Kudus. SITAWA : Jurnal Farmasi Sains Dan Obat Tradisional, 5(1), 1–16. https://doi.org/10.62018/sitawa.v5i1.157