Pengaruh Variasi Minyak Kelapa Terhadap Karakteristik Fisik Sabun Padat Minyak Atsiri Sereh Wangi
DOI:
https://doi.org/10.62018/sitawa.v5i1.164Keywords:
Formulasi, Karakteristik Fisik, Minyak Kelapa, Sabun PadatAbstract
Sabun padat merupakan produk pembersih yang semakin diminati karena efektif dan ekonomis. Salah satu bahan alami potensial dalam pengembangan sabun padat adalah minyak atsiri sereh wangi sebagai antibakteri, serta minyak kelapa yang berperan dalam pembentukan busa sabun. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi minyak kelapa terhadap karakteristik fisik sabun padat berbahan aktif minyak atsiri sereh wangi. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan tiga formula berbeda (F1: 18%, F2: 16%, F3: 14% minyak kelapa) dan konsentrasi minyak atsiri tetap 2%. Evaluasi dilakukan terhadap parameter organoleptik, pH, tinggi busa, dan stabilitas busa selama penyimpanan empat minggu. Hasil menunjukkan bahwa F1 memiliki kestabilan bentuk dan warna terbaik, sementara F3 menghasilkan tinggi dan stabilitas busa paling konsisten. Seluruh formula berada dalam rentang pH sesuai SNI 3532:2021. Kesimpulannya, variasi konsentrasi minyak kelapa memengaruhi karakteristik fisik sabun, dan formulasi F1 dinilai paling optimal dalam mendukung pembentukan dan kestabilan busa.
Downloads
References
Badan Standarisasi Nasional. (1996). Standar Mutu Sabun Mandi Padat SNI 06-4085-1996. Departemen Perindustrian Nasional, Jakarta.
Hartih, N., Isnaeni, D., & B, S. (2023). Formulasi Sediaan Sabun Mandi Transparan Menggunakan Minyak Kelapa Dengan Penambahan Ekstrak Wortel (Daucus carota L). Jurnal Fisioterapi Dan Ilmu Kesehatan Sisthana (JUFDIKES), 5(2), 72–82.
Idoko, O., Emmanuel, S. A., Sallau, A. A., & Obigwa, S. A. (2018). Quality Assesment On Some Soaps Sold In Nigeria. Nigerian Journal of Technology (NIJOTECH), Vol 37(4), 1137–1140. https://doi.org/10.4314/njt.v37i4.37
Listari, N., Yuliansari, D., & Nurhidayatullah. (2022). Proses Pembuatan dan Pengujian Mutu Fisik Sabun Padat Dari Minyak Jelantah Dengan Ekstrak Daun Kelor. Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME), 8(1), 977–984.
Nurcahyati, D., & Herliningsih. (2019). Formulasi Sediaan Sabun Mandi PAdat Dari Ekstrak Daun Ungu (Graptophyllum pictum (L.) Griff) Dengan Variasi Konsentrasi Minyak Kelapa. Jurnal Herbal dan Farmakologis, 1(1), 11–26. http://ojs.stikes-muhammadiyahku.ac.id/index.php/herbapharma
Oktari, S. A. S. E., Wrasiati, L. P., & Wartini, N. M. (2017). Pengaruh Jenis Minyak dan Konsentrasi Larutan Alginat Terhadap Karakteristik Sabun Cair Cuci Tangan. Jurnal Rekayasa Dan Manajemen Argoindustri, 5(2), 47–57.
Rumlus, F. Y. P., Musdar, T. A., Thayeb, A. M. D. R., & Saleh, A. (2022). Formulasi dan Uji Aktivitas Antibakteri Sediaan Sabun Cair Cuci Tangan Minyak Atsiri Sereh Wangi (Cymbopogon Nardus L.) Terhadap Bakteri Escherichia Coli Dan Staphylococcus Aureus. Inhealth : Indonesian Health Journal, 1(2), 148–161. https://doi.org/10.56314/inhealth.v1i2.70
Sari, A. R., Muflihah, E., & Setiawati, I. (2023). Perancangan Model Bisnis Berdasarkan Analisis Pasar Pada Inovasi Produk Sabun Ramah Lingkungan. Journal of Agribusiness and Community Development (AGRIVASI), 3(1), 208–213.
Sihombing, Y. R., Syarifudin, A., & Berutu, R. (2018). Formulasi Sediaan Sabun Mandi Padat Dari Ekstrak Etanol Buah Mengkudu (Morinda Citrifolia L.) Segar. Jurnal Penelitian Farmasi Herbal, 1(1), 22–24.
Susilowati, E., Ariani, S. R. D., & Mulyani, S. (2022). Pelatihan Produksi dan Pengemasan Sabun Cair Herbal Antiseptik Alami bagi UKM Sabun Herbal di Kota Surakarta. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI), 2(6), 1895–1902.
Widyasanti, A., & Hasna, A. H. (2016). Kajian Pembuatan Sabun Padat Transparan Basis Minyak Kelapa Murni Dengan Penambahan Bahan Aktif Ekstrak Teh Putih. Jurnal Penelitian Teh Dan Kina, Vol.19(2), 179–195.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Oktavia Listiyani, Arief Kusuma Wardani, Fitriana Yuliastuti, Ismanurrahman Hadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.







