Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis L.) Dalam Mouthwash Terhadap Aktifitas Bakteri Streptococcus mutans

Authors

  • Wida Ningsih Universitas Baiturrahmah
  • Ayudia Elisa Prodi Farmasi Klinis, Universitas Baiturrahmah, Sumatera Barat
  • Arel Afdhil Prodi Farmasi Klinis, Universitas Baiturrahmah, Sumatera Barat
  • Desnita Eka Prodi Farmasi Klinis, Universitas Baiturrahmah, Sumatera Barat
  • Salsabila Tiara Prodi Farmasi Klinis, Universitas Baiturrahmah, Sumatera Barat

DOI:

https://doi.org/10.62018/sitawa.v5i1.194

Keywords:

Halitosis, Citrus sinensis, Streptococcus_mutans, Mouthwash

Abstract

Halitosis atau dikenal juga dengan bau mulut yang disebabkan oleh salah satunya bakteri Streptococcus mutans. Upaya untuk mengatasi halitosis yaitu menjaga kebersihan mulut dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut.  Kulit jeruk manis  (Citrus sinensis L. mengandung senyawa flavonoid yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas ekstrak dalam bentuk  mouthwash yang dapat menghambat bakteri penyebab bau mulut. Pada penelitian ini dilakukan secara eksperimental. Kulit jeruk manis diformulasi bentuk sediaan obat kumur dengan variasi konsentrasi 10%; 14% dan 18% serta dilakukan pengujian aktifitas antibakteri dengan metode difusi agar menggunakan cakram. Obat kumur yang sudah diformulasi disimpan pada suhu kamar selama 21 hari dan mengamati sifat fisik obat kumur meliputi organoleptis, pengujian kejernihan, pH, bobot jenis dan viskositas. Sifat fisik sediaan obat kumur yang diformulasi menunjukkan hasil yang hampir sama dengan sifat fisik pada sediaan obat kumur yang sudah beredar dipasaran.  Untuk sediaan mouthwash pada formula F0 daya hambat sebesar 8 mm dan F1(10%) 10 mm yang termasuk kategori daya hambat sedang sedangkan pada F2 (14%) 12 mm dan F3 (18%)14 mm yang termasuk kategori  daya hambat yang kuat. Analisis data menggunakan uji One Way Anova dengan hasil p>0,005 yang menunjukkan tidak adanya pengaruh yang signifikan antara konsentrasi ekstrak dan sediaan mouthwash.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anastasia, A., Yuliet, Y., & Tandah, M. R., (2017), Formulasi sediaan mouthwash pencegah plak gigi ekstrak biji kakao (Theobroma cacao L.) dan uji efektivitas pada bakteri Streptococcus mutans. Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy)(e-Journal), 3(1) : 88

Dari, A. W., Narsa, A. C., & Zamruddin, N. M., (2020), Literature Review: Aktivitas Kulit Jeruk dalam Bidang Farmasi. In Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences (Proc. Mul. Pharm. Conf.), (Vol. 12, pp. 125-151) : 125

Fadhila, Z. N., Dewayanti, A. A., Daniati, O. P., Nugraheni, T. S., & Andriani, D., (2022), Penetapan Parameter Spesifik Dan Non Spesifik Ekstrak Kulit Semangka. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 5(1) : 159-166

Febriany, D., (2013), Efek Hambat Berbagai Macam Obat Kumur terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans, : 9-11

Gultom, E. R. (2019), Formulasi Sediaan Masker Gel Dari Ekstrak Etanol Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis L.). (Doctoral dissertation, Institut Kesehatan Helvetia), : 5-6

Hanani, E., (2015), Analisis Fitokimia, EGC, Penerbit Buku Kedokteran, Jakarta.

Ningrum, W. A., & Waznah, U., (2018), Formulasi mouthwash ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.). Cendekia Journal of Pharmacy, 2(2) : 160

Rowe R. C., Sheskey, P. J., Queen, M. E, (2009), Handbook of Pharmaceutical Excipients, Sixth Edition, Pharmaceutical Press and American Pharmacists Assosiation, London

Sari DN., (2014), Perbandingan Efektivitas Obat Kumur Bebas Alkohol yang Mengandung Cetylpyridinium Chloride dengan Chlorhexidine terhadap Penurunan Plak. Dentino Jurnal Kedokteran Gigi, 2(2) : 180

Shetty, S. B., Mahin-Syed-Ismail, P., Varghese, S., Thomas-George, B., Kandathil-Thajuraj, P., Baby, D., & Devang-Divakar, D., (2016), Antimicrobial effects of Citrus sinensis peel extracts against dental caries bacteria: An in vitro study. Journal of clinical and experimental dentistry. 8(1) : e71

Simanjuntak, R. D., Sudaryati, E., & Aritonang, E. Y., (2010), Uji Daya Terima Selai Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis L.) Dan Nilai Gizinya. Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi, 1(5) : 2

Sitepu, J. S. G., (2020), Pengaruh Variasi Metode Ekstraksi Secara Maserasi Dan Dengan Alat Soxhlet Terhadap Kandungan Kurkuminoid Dan Minyak Atsiri Dalam Ekstrak Etanolik Kunyit (Curcuma domestica Val.). Fakultas Farmasi Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. 2010 : 17

Sulistyarini, I., Sari, D. A., & Wicaksono, T. A. Skrining Fitokimia Senyawa Metabolit Sekunder Batang Buah Naga (Hylocereus polyrhizus). Cendekia Eksakta, 5(1) : 57-61

Sumerti, N. N., Tedjasulaksana, R., & Nahak, M. M. (2001), Efektivitas Obat Kumur Ekstrak Etanol Daun Beluntas (Pluchea indica L.) Untuk Mengatasi Halitosis Pada Remaja. Jurnal Kesehatan Gigi (Dental Health Journal), 8(2) : 1-2

Suryaningtyas, N. W. Y., (2014), Kemampuan Pektin Jeruk Manis (Citrus sinensis) Sebagai Biosorben Logam Berat Krom (VI) (Doctoral dissertation, Universitas Atma Jaya). : 9

Tetti, M., (2014), Ekstraksi, pemisahan senyawa, dan identifikasi senyawa aktif. Jurnal Kesehatan, 7(2) : 362-263

Downloads

Published

2026-01-29

How to Cite

Ningsih, W., Elisa, A., Afdhil, A., Eka, D., & Tiara, S. (2026). Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Kulit Jeruk Manis (Citrus sinensis L.) Dalam Mouthwash Terhadap Aktifitas Bakteri Streptococcus mutans. SITAWA : Jurnal Farmasi Sains Dan Obat Tradisional, 5(1), 118–133. https://doi.org/10.62018/sitawa.v5i1.194